Mengenal Cyber Crime, Kejahatan On-line Yang Wajib Diwaspadai

  • December 27, 2020

Sistem hukum tersebut harus dimengerti oleh mereka yang akan melaksanakannya maupun oleh mereka yang akan dikenai oleh hukum tersebut. Hal ini berarti perlu dilakukan peningkatan keahlian dari para penegak hukum sehingga keputusan-keputusan mereka dihargai dan dihormati oleh semua pihak. Di samping itu perlu pula dilakukan pendidikan/penyuluhan hukum bagi seluruh anggota masyarakat sehingga mereka mengetahui apa yang merupakan hak mereka dan apa yang merupakan tanggung jawab mereka. Berbagai hal tadi dengan sendirinya menurunkan wibawa para penegak hukum seperti hakim, pengacara, polisi, dan lain sebagainya serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan dan sistem penegakan hukum itu sendiri.

Setibanya di WC supermarket, beliau menemukan handpone miliknya masih terletak di tempat penyimpanan barang di luar WC tanpa ada yang menyentuhnya, padahal dalam kurun waktu seminggu barangkali ribuan orang hilir-mudik dan keluar-masuk di WC yang sama. Keterampilan membuat kerajinan tangan tidak hanya bisa menjadi hobi, tetapi juga sebuah peluang usaha.

Beberapa jenis usaha yang mencuri hati masyarakat

Selain itu, penyimpangan sosial juga dipahami sebagai perilaku atau perbuatan seseorang atau kelompok yang tidak sesuai dengan nilai moral atau nilai sosial, baik dalam hal agama maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Namun, tidak semua penyimpangan memberikan dampak buruk, menyimpang bukan berarti bertindak negatif. Seperti pada kasus di atas, yang dilakukan perempuan untuk menjadi sopir bus bagi sebagian orang saat ini menjadi hal yang lumrah, tapi untuk sebagian masyarakat lain memandang sopir adalah pekerjaan yang diidentikkan dengan laki-laki. Jika dilihat dari perspektif sopir itu juga menjadi pembuktian jika perempuan juga mampu memiliki keterampilan menyetir dan bias dijadikan pekerjaan yang mendatangkan pendapatan tiap bulannya.

Untuk mewujudkan konsep negara hukum (rechtsstaat/the rule of law), diperlukan adanya pemahaman hukum sebagai satu kesatuan sistem. Dengan mengacu pada teori Friedmann maka substansi , struktur , dan budaya/kultur merupakan 3 elemen pendukung yang sangat penting sebagai penyangga dari sistem hukum. Pasal 1 ayat UUDNRI Tahun 1945 mengatur bahwa “Negara Indonesia adalah negara hukum”. Memiiliki sifat yang memaksa serta bertujuan untuk melindungi dan menjaga tata tertib masyarakat. Norma ini didasari dari kebiasaan, kepatutan, dan kepantasan yang berlaku di masyarakat.

Sedangkan nilai instrumental (preverensi cara-cara pencapaian tujuan hidup) lebih ditandai oleh pengutamaan kompetensi pribadi. Sikap dan perilaku orang tua sebagai anggota masyarakat yang menampilkan gaya hidup dan etos kerja serta pengembangan interaksi dengan lingkungan akan direkam anak, baik untuk kepentingan belajar instrumental maupun belajar observasional. Perilaku masyarakat menuju abad 21 tidak lagi mencerminkan setia kawan, gotong royong seperti yang tampak di period sebelumnya. Tingkah laku manusia di kota besar lebih mengarah pada kesibukan pribadi, tidak acuh, tidak peduli terhadap mereka yang kurang beruntung . “Pokoknya saya senang, saya berhasil, saya bisa meraih semuanya. Apa yang terjadi dengan orang lain, bukan urusan saya,” kata si individualis, yang juga masuk ke dalam rekaman anak dan bukan tak mungkin dijadikannya pola bertingkah laku.

Kepin

E-mail : admin@musicmistro.com